Logo

Mesin pemecah buah kakao

P, Martelin Dwi Putra (2008) Mesin pemecah buah kakao. Bachelor thesis, Petra Christian University.

Full text not available from this repository.

Abstract

Biji kakao kering merupakan salah satu komoditi ekspor negara Indonesia. Indonesia merupakan urutan ketiga di dunia sebagai penghasil biji kakao kering setelah Pantai Gading dan Ghana (Kakao, Wikipedia, 2007). Biji kakao kering diperoleh dari petani melalui proses yang sangat sederhana, dimana buah kakao yang sudah masak dipetik, kemudian buah kakao dipecahkan dan dikeluarkan bijinya, lalu dijemur selama kurang lebih tiga sampai empat hari. Dari keseluruhan proses untuk mendapatkan biji kakao kering, proses pemecahan buah dan pengeluaran biji kakao merupakan proses yang melelahkan dan memakan waktu yang lama, oleh karena itu dibutuhkan sebuah mesin yang tepat guna untuk mempermudah proses pemecahan buah dan pengeluaran biji kakao. Perencanaan mesin dimulai dengan melakukan pengukuran dimensi buah kakao, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan mekanisme sederhana untuk memecahkan buah kakao dan memisahkan antara kulit dan bijinya. Dari hasil uji coba mekanisme sederhana diperoleh data daya yang dibutuhkan untuk memecahkan buah kakao dan memisahkan antara kulit dan bijinya. Data yang diperoleh dari uji coba digunakan sebagai landasan untuk membuat mesin pemecah buah kakao. Berdsarkan uji coba mesin yang telah dibuat diperoleh hasil, kapasitas mesin 1200 buah per jam dan presentase keberhasilan pemisahan anatara kulit dan biji kakao dapat mencapai 96 %.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: cocoa fruit, knapper, separater
Subjects: UNSPECIFIED
Divisions: UNSPECIFIED
Depositing User: Admin
Date Deposited: 23 Mar 2011 18:48
Last Modified: 29 Mar 2011 13:08
URI: http://repository.petra.ac.id/id/eprint/13941

Actions (login required)

View Item