Logo

Bambu sebagai Material yang Berkelanjutan dan Affordable untuk Perumahan

Mr, Mustakim and Tanuwidjaja, Gunawan and Widyowijatnoko, Andry and Faisal, Budi (2009) Bambu sebagai Material yang Berkelanjutan dan Affordable untuk Perumahan. In: Seminar Nasional 2009 oleh Universitas Kristen Maranatha, 15 Agustus 2009, Bandung.

[img]
Preview
PDF (Bambu sebagai Material yang Berkelanjutan dan Affordable untuk Perumahan)
Download (1023Kb) | Preview

    Abstract

    Perubahan zaman saat ini dimana menurunnya sumber daya alam dan menurunnya kualitas lingkungan menuntut kebutuhan material bahan bangunan yang berkelanjutan dan terjangkau secara finansial. Agar suatu material dikatakan berkelanjutan dan terjangkau secara finansial harus memenuhi berbagai syarat, antara lain dampak atau efeknya terhadap manusia dan lingkungan, energi dan sumberdaya yang dipakai memproduksinya, limbah dan dampak yang dihasilkan untuk memproduksinya, biaya perawatan dan konstruksinya, ketahanannya, apakah dapat didaur atau dipakai ulang, apakah dapat diperbaharui, tingkat kecepatan untuk terurai secara biologis, dan tingkat kesulitan atau biaya untuk mendapatkan material tersebut. Bambu adalah salah satu material yang hampir memenuhi seluruh syarat tersebut untuk sebagian besar wilayah Indonesia. Kekuatan tariknya yang dapat setara dengan baja dan kekuatan tekannya yang dapat setara dengan beton menjadikannya sebagai alternatif terbaik saat ini. Tumbuhan ini juga punya manfaat besar terhadap lingkungan karena dapat menjaga kondisi tanah, air, dan udara lebih baik dibanding tumbuhan lain pada umumnya.Kecepatan bambu untuk tumbuh, dapat memenuhi syarat sebagai material konstruksi hanya dalam beberapa tahun serta memiliki banyak manfaat dan kegunaan lainnya, menjadikan bambu sebagai komoditas alternatif industri padat karya di hulu maupun di hilir. Pada hulu berupa agro-industri penghasil bahan baku berupa rebung, bahan kerajinan, bahan bangunan, dsb, sedangkan di hilir berupa industri makanan, kerajinan, dan industri konstruksi. Bebagai desain dengan bambu dapat diterapkan untuk bangunan, termasuk perumahan dan rumah susun. Salah satu jenis teknologi lama yang masih bisa dipakai dalam bangunan dan masih terus diteliti adalah dinding bambu plester. Untuk bangunan atau rumah satu lantai biasanya dipakai sebagai dinding pemikul, namun pada perkembangannya dapat dipakai sebagai dinding pengisi, bahkan dapat diprefabrikasi. Karena bambu mudah didapatkan, diharapkan menjadi komoditas industri bagi perumahan dan karena sifatnya padat karya, serta dapat mengurangi pengangguran sehingga harga dapat lebih kompetitif atau lebih murah dibandingkan material dinding lainnya. Kata kunci : material, berkelanjutan, lingkungan, multi-manfaat, bambu, konstruksi, dinding panel, prefabrikasi, industri

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture Department
    Depositing User: Gunawan Tanuwidjaja S.T.,M.Sc.
    Date Deposited: 07 Sep 2012 14:06
    Last Modified: 07 Sep 2012 14:06
    URI: http://repository.petra.ac.id/id/eprint/15567

    Actions (login required)

    View Item