Logo

FASTENENING COOLING-EFFECT WATER of ROOFPOND by “WINDPIPES ROOFPOND” in TROPICAL CLIMATE of SURABAYA

Mintorogo, Danny Santoso and Widigdo, Wanda (2012) FASTENENING COOLING-EFFECT WATER of ROOFPOND by “WINDPIPES ROOFPOND” in TROPICAL CLIMATE of SURABAYA. Project Report. Pusat Penelitian Universitas Kristen Petra, Universitas kristen Petra Surabaya. (Submitted)

[img]
Preview
PDF - Accepted Version
Download (966Kb) | Preview

    Abstract

    Bangunan beratap beton datar umumnya sangat banyak pada bangunan pertokoan, shopping mall, gedung perkantoran, perhotelan bahkan didominasi ruko, rukan dan rumah-rumah. Atap beton yang datar merupakan ruang luar yang dapat dimanfaatkan untuk utilitas bangunan, landscape dan tambahan ruangan bila diperlukan(fleksibilitas tinggi). Akan tetapi solar radiasi matahari di daerah tropis, umumnya didekat ekuator, khususnya Surabaya (sekitar 7o S)mempunyai tingkat radiasi yang sangat tinggi, rata-rata solar radiasi horisontal di musim penghujan mencapai sekitar 363 Wh.m², dan 396 Wh.m² di musim kemarau. Konsentrasi panas solar radiasi matahari tersebut dapat memanaskan atap-atap beton datar tersebut sehingga akan menambah beban pengdinginan ruangan maupun mengurangi thermal comfort. Roofpond biasa dan modifikasi roofpond atap beton datar, yaitu Wind Pipes Roofpond adalah untuk mengurangi beban solar radiasi matahari melalui atap secara 100% passive cooling system. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Windpipes Roofpond untuk mempercepat pendinginan temperatur air kolam di atap beton datar. Terkait dengan cepat dinginnya temperatur air kolam atap beton datar maka termal atap beton datar dan ruangan dibawahnya juga akan lebih cepat rendah di bandingkan dengan atap Roofpond murni. Sistim pendingan atap dan ruang Roofpond adalah sistim ―PassiveCooling. Besaran termal yang diukur adalah temperatur air kolam dan ruangan dengan model Stevenson Screen 1 m x 1 m yang penutup atap terbuat dari cor beton bertulang setebal 6 cm. Pengukuran temperatur dilakukan dengan menggunakan HOBO data logger U-12. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa temperatur air kolam atap beton datar lebih dingin dengan sistim Windpipes Roofpond daripada sistim Roofpond biasa. Demikian dengan termal atap dan ruangan menjadi lebih kecil. Dalam mereduksi solar radiasi atap sepanjang tahun, sistim Windpipes Roofpond tanpa diberi pembayangan atap berbentuk V dibandingkan dengan Roofpond biasa maka rata-rata temperatur air kolam sistim Windpipes Roofpond lebih rendah (1.4oK) pukul 14.oo pada bulan Maret, terkecuali pada bulan September dan Oktober temperatur air kolam sistim Windpipes Roofpond lebih besar (0.3oK). Demikian temperatur ruangan, sistim Windpipes Roofpond tanpa diberi pembayangan atap berbentuk V dibandingkan dengan Roofpond biasa dan atap beton datar, rata-rata temperatur ruangan sistim Windpipes Roofpond lebih rendah (0.4oK & 3.4oK) pukul 14.oo pada bulan Maret, Juni (0.7oK & 3.5oK), September (1.1oK & 3oK), Oktober (0.4oK & 4.3oK), Desember (1.3oK & 2.4oK).

    Item Type: Monograph (Project Report)
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture Department
    Depositing User: Danny Santoso Mintorogo
    Date Deposited: 11 Feb 2013 10:13
    Last Modified: 11 Feb 2013 10:13
    URI: http://repository.petra.ac.id/id/eprint/15705

    Actions (login required)

    View Item