Logo

Studi Ikonologi Panofsky pada Arsitektur dan Interior Gereja Katolik Inkulturatif Pangururan

Sitinjak, Ronald Hasudungan Irianto (2012) Studi Ikonologi Panofsky pada Arsitektur dan Interior Gereja Katolik Inkulturatif Pangururan. Jurnal Dimensi Interior, 9 (2). pp. 119-136. ISSN 16933532

[img] PDF
Download (3454Kb)

    Abstract

    Gereja Katolik Inkulturasi Pangururan (GKIP) adalah tempat ibadah umat Katolik di kota Pangururan, Samosir, Sumatera Utara. Wujud arsitektur dan interiornya merupakan hasil inkulturasi budaya Katolik dengan budaya Batak Toba, sehingga makna-makna yang terkandung didalamnya sangat menarik untuk dikaji. Untuk mengkajinya digunakan metode studi ikonologi yang dikemukakan oleh Panofsky, dimana metode ini adalah suatu studi untuk memperoleh makna dari suatu karya seni lewat tahap-tahap deskripsi pra ikonografi, analisis ikonografi dan interpretasai ikonologi, yang ketiganya berkesinambungan. Pra ikonografi untuk memperoleh makna primer/ alami (makna faktual dan makna ekspresional), ikonografi untuk memperoleh makna sekunder/ konvensional, dan ikonologi untuk memperoleh makna intrinsik/ isi (makna ”simbolik”). Makna primer yang dihasilkan dari tahap pra ikonografi menunjukkan bahwa wujud arsitektur dan interior GKIP memiliki kemiripan dengan bentuk rumah tradisional Batak Toba, yang bergaya vernakular Batak Toba. Makna sekunder yang dihasilkan dari tahap ikonografi menunjukkan pola ruang maupun ornamen-ornamen didalamnya sudah mengalami perubahan, penyesuaian bahkan melahirkan makna baru, tidak lagi sama dengan maknanya pada rumah tradisional Batak Toba. Makna intrinsik yang dihasilkan dari tahap ikonologi, menunjukkan pertemuan budaya Katolik dengan Batak Toba ini saling memperkaya kedua budaya lewat proses inkulturasi. Disatu pihak untuk pelestarian budaya Batak Toba, dan dilain pihak merupakan pengungkapan iman dan kepercayaan umat Katolik di Pangururan dalam budaya Batak Toba. Pengungkapan iman ini akan membawa perubahan bagi gereja Katolik, dari gereja Katolik di tanah Batak Toba, menjadi Batak Tobanisasi gereja Katolik. Dalam hal ini, inkulturasi adalah metodenya sedangkan penginjilan terhadap orang Batak Toba adalah nilai simboliknya.

    Item Type: Article
    Uncontrolled Keywords: Arsitektur, Interior, GKIP, Ikonologi
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Faculty of Art and Design > Interior Design Department
    Depositing User: Admin
    Date Deposited: 20 Jul 2013 15:07
    Last Modified: 20 Jul 2013 15:07
    URI: http://repository.petra.ac.id/id/eprint/16184

    Actions (login required)

    View Item