Logo

Analisa pengaruh perlakuan panas anil dan austemper terhadap sifat mekanis besi cor nodular feritik

Rachmadi, Mohamad Iman (1998) Analisa pengaruh perlakuan panas anil dan austemper terhadap sifat mekanis besi cor nodular feritik. Bachelor thesis, Petra Christian University.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pengaruh proses perlakuan panas sangat perlu diperhatikan dalam upaya untuk mengetahui dan meneliti akibat pengaruh panas tersebut terhadap suatu logam . Perlakuan panas untuk logam besi cor nodular feritik juga dirasa penting meskipun seperti yang kita tahu bahwa besi cor nodular feritik adalah suatu besi cor yang mempunyai sifat mendekati sifat mekanis dari baja . Tetapi meskipun mempunyai sifat mekanis mendekati baja , besi cor nodular feritik juga mempunyai kekurangan jika dibandingkan dengan baja . Adapun salah satu cara untuk meningkatkan sifat mekanis dari besi cor adalah dengan perlakuan panas . Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mengetahui sejauh mana pengaruh dari proses perlakuan panas Anil dan Austemper terhadap sifat mekanis dari Besi Cor Nodular Feritik yang disini diwakilkan oleh Besi Cor Nodular Feritik grade FCD - 40 yang mempunyai sifat mekanis yang baik , yakni keuletannya cukup tinggi. Adapun pada penelitian ini besi cor nodular feritik grade FCD - 40 hasil coran diberikan perlakuan panas anil dengan memanaskan besi cor nodular sampai temperatur austenisasi kemudian ditahan selama 2,5 jam , setelah itu temperatur diturunkan sampai temperatur anil dan ditahan selama S jam dan dilakukan pendinginan tungku . Untuk proses austemper , besi cor dipanaskan sampai pada temperatur austenisasi kemudian ditahan selama 2 jam kemudian dilakukan pencelupan dengan media pencelupan timah cair untuk bainit atas dan garam cair untuk bainit bawah, selama dicelup dilakukan penahanan temperatur selama 3 jam dan disusul oleh pendinginan udara . Spesimen hasil proses baik proses anil maupun austemper dilakukan pengamatan struktur mikro , pengujian kekerasan , tank dan impak kemudian dibandingkan dengan besi cor nodular hasil coran (tanpa proses). Dari data penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dari perlakuan panas Anil di duga ( pendugaan dikarenakan persentase penurunan kecil sekali ) akan menurunkan kekerasan sebesar 2,45 % sehingga harga impact akan meningkat Sedangkan untuk proses perlakuan panas Austemper dengan temperatur austemper 524 ?C dan temperatur austemper 240 ?C masing-masing akan meningkatkan kekerasan sebesar 58,87 % dan 70,88 % (untuk waktu temper yang sama 3 jam) dan kekuatan tarik.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: UNSPECIFIED
Divisions: UNSPECIFIED
Depositing User: Admin
Date Deposited: 23 Mar 2011 18:48
Last Modified: 30 Mar 2011 20:15
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/4935

Actions (login required)

View Item