Logo

Perencanaan dan pembuatan digital protection relay pada motor induksi 3 phasa, 5 KW, 380 volt, 10 amphere, 1.500 RPM, rotor sangkar bajing dengan menggunakan mikrokontroler 8031

Junaedi, Stefanus (1999) Perencanaan dan pembuatan digital protection relay pada motor induksi 3 phasa, 5 KW, 380 volt, 10 amphere, 1.500 RPM, rotor sangkar bajing dengan menggunakan mikrokontroler 8031. Bachelor thesis, Petra Christian University.

Full text not available from this repository.

Abstract

Digital protection relay is a deviced electrical motor protection which saved a motor from overcurrent, unbalanced current, undervoltage, and overvoltage. The important thing on the safety relay is the comparable element, an element for comparing a observed or detected value toward a reference value; which uses microcontroller 8031 as a comparable element. In this case the accurateness of reference value is prominent. The application of microcontroller has important role in the development of electrical safety system of the relay. The advantage is in getting reference value more accurate than by spiral spring. With its capacity to do difficult things and its simple desain, microcontroller can replace the work of other relays, such as overcurrent relay, unbalanced current relay, undervoltage relay, overvoltage relay, and time relay. The other advantage is the safety that uses digital system needs little electrical power. Digital protection relay merupakan alat pengaman motor listrik, yang mengamankan motor terhadap gangguan-gangguan overcurrent, unbalanced current, undervoltage, dan overvoltage. Salah satu bagian yang penting pada relay pengaman ini adalah bagian elemen pembanding, yaitu suatu elemen yang bertugas untuk membandingkan nilai yang diamati atau harga yang dideteksi terhadap suatu nilai referensi; dimana digunakan mikrokontroler 8031 sebagai elemen pembandingnya, Dalam hal ini ke tepat an nilai referensi sangat diutamakan. Aplikasi dari mikrokontroler memiliki peranan yang sangat penting dalam perkembangan relay pengaman sistem tenaga listrik. Keunggulannya adalah harga referensinya lebih tepat dibanding dengan yang menggunakan pegas. Karena kemampuannya untuk melakukan tugas -tugas yang rumit namun desainnya sederhana, mikrokontroler dap at menggantikan tugas dari bermacam-macam relay antara lain overcurrent relay, unbalanced current relay, undervoltage relay, overvoltage relay, dan time relay. Keuntungan lainnya yaitu pengaman yang menggunakan sistem digital membutuhkan konsumsi daya listrik yang kecil.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: UNSPECIFIED
Divisions: UNSPECIFIED
Depositing User: Admin
Date Deposited: 23 Mar 2011 18:48
Last Modified: 30 Mar 2011 14:20
URI: http://repository.petra.ac.id/id/eprint/6128

Actions (login required)

View Item