Logo

Rancang Bangun Modifikasi Dispenser Air Minum

Handoyo, Ekadewi Anggraini and Suprianto, Fandi Dwiputra (2009) Rancang Bangun Modifikasi Dispenser Air Minum. In: Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) VIII, 11-08-2009 - 11-08-2009, Semarang - Indonesia.

[img]
Preview
PDF
Download (1368Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (1973Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF (peer review)
      Download (1069Kb) | Preview
        [img]
        Preview
        PDF (cek plagiasi - ekadewi)
        Download (2818Kb) | Preview

          Abstract

          Dispenser air minum memiliki 2 fungsi yaitu sebagai penghasil air panas dan air dingin dalam waktu yang relatif singkat. Pada dispenser, air minum tersimpan dalam gallon air yang dipasang dengan cara menjungkir. Untuk mengangkat dan menjungkir galon air yang terisi penuh diperlukan seorang yang kuat dan juga dapat menimbulkan masalah pada otot dan tulang di daerah bahu serta punggung. Di samping itu, kebanyakan dispenser yang ada sekarang ini terdiri dari dua tangki, yaitu tangki air panas yang dilengkapi pemanas dan tangki air dingin yang dilengkapi evaporator. Umumnya, tangki air dingin berada di atas, sedangkan tangki pemanas berada di bawah. Air yang turun ke tangki pemanas dalam keadaan dingin, sehingga menyebabkan waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan air lebih lama. Karena dua hal di atas, maka dispenser perlu dimodifikasi. Modifikasi yang dilakukan adalah: mengganti cara pengisian air dari gallon tanpa menjungkir dan memisahkan air panas dari air dingin sejak awal. Di samping itu, juga dilakukan modifikasi kedua, yaitu menambah alat penukar kalor untuk memanfaatkan kalor yang dibuang dari permukaan sebelah luar kompresor. Dari pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa modifikasi yang dilakukan berhasil. Dengan modifikasi didapatkan hasil sebagai berikut: galon air perlu diletakkan pada penopang setinggi 555 � 760 mm dari dasar dispenser, laju aliran air panas yang dhasilkan dari modifikasi pertama dan kedua lebih tinggi dibanding sebelum modifikasi, sedang laju air dingin yang dihasilkan kedua modifikasi lebih tinggi daripada sebelum modifikasi saat ketinggian air minimal 75 mm dari dasar galon. Alat penukar kalor seperti pada modifikasi kedua dapat memanaskan air dari 28 menjadi 36,5oC. Dengan modifikasi kedua, lama waktu pemanasan awal air menjadi lebih pendek, yaitu menjadi 16 menit 51 detik dibanding modifikasi pertama, yaitu 21 menit 39 detik.

          Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
          Uncontrolled Keywords: Keywords: dispenser, pemanasan air, pemanfaatan kalor dari kompresor
          Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
          Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering Department
          Depositing User: Admin
          Date Deposited: 21 Feb 2017 16:47
          Last Modified: 13 Jul 2023 12:28
          URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/17517

          Actions (login required)

          View Item