Asri, Altrerosje (2021) Kampung Ampel: Membaca senarai manifestasi budaya dari elemen tetap dan temporer kawasan. [UNSPECIFIED]
PDF Download (3771Kb) | |
PDF Download (2684Kb) |
Abstract
Kampung Ampel sebagai kawasan wisata religi telah dikukuhkan sebagai daerah tujuan wisata di Surabaya melalui Peraturan Walikota Surabaya Nomor 53 Tahun 2006 tanggal 22 Juni 2006. Pluralitas masyarakat di sekitar kawasan Ampel ini sudah ada sejak jaman Majapahit seperti yang dicatat oleh Ma Huan tahun 1433 di bukunya Yinghai Shenglan, dimana di kawasan ini telah terdapat komunitas pedagang dari Cina, Yemen dan dari penduduk lokal. Area ini terus berkembang seiring waktu, mulai jaman Majapahit di bawah kepemimpinan Raden Rahmat atau yang dikenal sebagai Sunan Ampel, era kolonial, sampai sekarang. Tiap masa meninggalkan jejaknya pada elemen tetap maupun temporer kawasan. Artikel ini merupakan sebuah jabaran mengenai keberadaan elemen elemen tersebut sebagai sebuah manifestasi budaya dari sebuah masyarakat yang memiliki identitas khusus dan bertahan serta berkembang seiring zaman.
Item Type: | UNSPECIFIED |
---|---|
Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) N Fine Arts > NA Architecture |
Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture Department |
Depositing User: | Admin |
Date Deposited: | 09 Apr 2023 19:56 |
Last Modified: | 10 Apr 2023 20:29 |
URI: | https://repository.petra.ac.id/id/eprint/20403 |
Actions (login required)
View Item |