Maer, Bisatya Widadya (2012) Efisiensi Struktur Alami, Antara Bentuk dan Sistem Struktur. Dimensi, Journal of Architecture and Built Environment, 39 (2). pp. 91-100. ISSN 0126-129X
Efisiensi_dan_Bentuk_Str_Alami.pdf
Download (484kB)
Abstract
Tulisan ini membahas desain bangunan yang bertolak dari prinsip efisiensi struktural benda-benda/mahluk-mahluk
alami. Untuk mempelajari lebih dalam bagaimana prinsip efisiensi tersebut diterapkan dalam desain, tiga karya Frei Otto dipilih sebagai studi kasus. Karya-karya tersebut adalah: recumbent container yang diinspirasi oleh tetes air raksa; bell tower gereja Protestan di Berlin-Schonow yang diinspirasi oleh batang Cholla cactus; dan kolom bercabang yang diinpirasi oleh pohon. Tiap kasus ini dikaji untuk menggali apakah efisiensi struktural dari benda-benda tersebut dimanfaatkan Otto dari segi ‘model/sistem struktur’nya atau dari segi ‘keunikan bentuk’nya. Tingkat efisiensi struktural dari tiap kasus juga akan ditelaah.
Desain recumbent container menerapkan model/sistem struktur ‘membran’ tetes air raksa. Model/sistem struktur Cholla
cactus tidak diterapkan apa adanya, melainkan dengan menggunakan prinsip sistem struktur perimeter yang dikembangkan ke dalam bentuk dan model/sistem struktur yang berbeda. Pada kasus struktur pohon, bentuk dan susunan cabang pohon digunakan sebagai dasar untuk membentuk struktur kolom bercabang dengan model/sistem struktur yang berbeda. Melalui kajian struktural ini, ketiga bangunan tersebut termasuk efisien.
Kata kunci: Efisiensi-struktural, bentuk, model/sistem struktur.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture Department |
| Depositing User: | Bisatya Widadya Maer |
| Date Deposited: | 21 May 2013 03:20 |
| Last Modified: | 21 May 2013 03:20 |
| URI: | https://repository.petra.ac.id/id/eprint/15963 |
