studi numerik reduksi separasi aliran 3D melalui penambahan BRT

Mirmanto, Heru and Sutrisno and Sasongko, Herman (2012) studi numerik reduksi separasi aliran 3D melalui penambahan BRT. In: Seimnar Nasional Fisika Terapan III (SNAFT III), 15-09-2012 - 15-09-2012, Surabaya - Indonesia.

[thumbnail of Publikasi1_12008_540.pdf] PDF
Publikasi1_12008_540.pdf

Download (1MB)

Abstract

Separasi aliran 3-D merupakan suatu bentuk kerugian energi aliran di daerah junction yang tidak dapat
dihindarkan. Kondisi ini dapat dijumpai pada interaksi wing dengan fuselage pada pesawat terbang atau
interaksi blade dengan hub pada famili mesin-mesin turbo, dll. Separasi aliran ini menyebabkan terjadinya
penyumbatan aliran (kerugian energi). Oleh karena itu perlu upaya mereduksi kerugian akibat separasi aliran
3D di daerah endwall junction. Penelitian ini dilakukan secara numerik untuk mengkaji perbandingan
karakteristik aliran di daerah interaksi endwall junction asimetri airfoil Bristish 9C7/32.5C50 akibat
penggunaan Bluff Rectangular Turbulator (BRT) dan tanpa BRT. Simulasi numerik menggunakan perangkat
lunak Fluent 6.3.26, model viscous Skdengan kondisi Re = 105
. Dimensi BRT (d/C=4/10), Jarak Turbulator
dengan Bodi (Ld/C = 2/3), Jarak turbulator dengan inlet flow (d/Lu=0.075). Variasi angle of attack α = 4° dan
8°. Kaji kualitatif dilakukan terhadap visualisasi kontur kecepatan, streamline di sekeliling bodi, serta Isototal
pressure loss coefficient didaerah downstream. Sedangkan kaji kuantitatif dilakukan terhadap nilai surface
integral di daerah outflow. Penggunaan Bluff Rectangular Turbulator membuat aliran lebih turbulent, dimana
energi yang dimiliki lebih besar. Sehingga aliran ini lebih mampu mengatasi adverse pressure gradient.
Akibatnya posisi forward saddle point lebih mendekati leading edge bila dibanding tanpa turbulator. Hal ini
akan mempersempit luasan corner wake yang terjadi di blade upper surface, dengan demikian blockage aliran
dapat direduksi. Kondisi ini dibuktikan pada angle of attack 4°,8° penggunaan BRT dapat mereduksi Isototal
pressure loss coefficient sebesar 56, 41.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: secondary flow, separation, vortex, bubble separation, airfoils, turbulent
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering Department
Depositing User: Admin
Date Deposited: 25 Oct 2012 12:40
Last Modified: 10 Sep 2013 09:02
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/16350

Actions (login required)

View Item
View Item