MENGELOLA PERUBAHAN: PERENCANAAN KONSERVASI GEDUNG DE JAVASCHE BANK SURABAYA

Kwanda, Timoticin (2010) MENGELOLA PERUBAHAN: PERENCANAAN KONSERVASI GEDUNG DE JAVASCHE BANK SURABAYA. Dimensi (Journal of Architecture and Built Environment, 40 (1). pp. 39-52. ISSN 0126-219X

[thumbnail of III.A.1.c.6.2_Mengelola_Perubahan_Perencanaan_Konservasi_Gedung_De_Javasche_Bank_Surabaya.pdf]
Preview
PDF
III.A.1.c.6.2_Mengelola_Perubahan_Perencanaan_Konservasi_Gedung_De_Javasche_Bank_Surabaya.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of paper - Timoticin]
Preview
PDF (paper - Timoticin)
III.A.c.6.2_Mengelola_Perubahan_Perencanaan_Konservasi_Gedung_De_Javasche_Bank_Surabaya.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of cek plagiasi - Timoticin]
Preview
PDF (cek plagiasi - Timoticin)
III.A.c.6.2__Cek_Plagiat.pdf

Download (5MB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan perubahan atau intervensi yang boleh dilakukan dalam konservasi gedung De Javasche Bank Surabaya agar sesuai dengan prinsip utama konservasi yaitu karakter kejujuran. Untuk itu, permasalahan dalam tulisan ini adalah sejauh mana suatu bangunan pusaka budaya dapat dirubah sebagai akibat dari intervensi yang dilakukan. Mengelola perubahan dalam perencanaan konsevasi gedung ini penting untuk dibahas agar intervensi yang dilakukan tetap memenuhi prinsip konservasi. Metode purposive sampling dipergunakan, yaitu gedung De Javasche Bank Surabaya dipilih menjadi studi kasus karena pada saat itu gedung ini merupakan satu-satunya gedung yang sedang dalam proses perencanaan konservasi di Surabaya. Perencanaan konservasi bangunan tahun 1910 ini merupakan panduan intervensi atau perubahan yang dibuat berdasarkan studi sejarah, dokumentasi bangunan, serta analisis tentang perubahan bangunan, struktur bangunan, dan keaslian material. Hasil studi ini dituangkan dalam intervensi yang dapat dilakukan, seperti pelestarian semua elemen asli bangunan dan sebagian elemen bangunan kondisi eksisting rehabilitasi, restorasi, dan rekonstruksi elemen bangunan yang telah hilang, rusak, dan belum terungkap termasuk perkuatan struktur bangunan demolisi elemen tambahan yang menutupi elemen asli untuk penambahan elemen baru seperti sistim MEP, prinsip intervensi minimum dapat dipenuhi dengan memanfaatkan lubang-lubang yang ada dan sesuai prinsip ‘discernable’ dalam konservasi, penambahan elemen arsitektur yang baru dengan material baru sebagai representasi masa kini.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: mengelola perubahan, perencanaan konservasi, dan authenticity.
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architecture Department
Depositing User: Admin
Date Deposited: 11 Feb 2014 23:24
Last Modified: 03 Nov 2022 04:52
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/16465

Actions (login required)

View Item
View Item