PROSES SEMIOSIS PADA ALTAR GEREJA HKBP SURABAYA

Sitinjak, Ronald Hasudungan Irianto (2014) PROSES SEMIOSIS PADA ALTAR GEREJA HKBP SURABAYA. Jurnal Dimensi Interior, 10 (No 1 J). pp. 1-8. ISSN 1693-3532

[thumbnail of Publikasi1_03007_1660.pdf] PDF
Publikasi1_03007_1660.pdf

Download (5MB)

Abstract

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) merupakan gereja Protestan beraliran Lutherian, dan terbesar di kalangan masyarakat Batak. Berdiri pada 7 Oktober 1861 yang merupakan hasil misi RMG (Reinische Missions-Gesselschaft) dari Jerman. Misi ini tidak hanya menghadirkan ajaran Protestan saja, namun juga membawa tipologi bangunan dan interior gereja asal RMG di Jerman ke tanah Batak yang tercermin pada gereja HKBP pusat di Pearaja, Tarutung, Sumatera Utara. Bangunan ini kemudian menjadi referensi tipologi bagi pembangunan gereja-gereja HKBP di seluruh Indonesia, baik dari segi arsitektural maupun segi interiornya. Salah satu yang mengadopsi tipologi bangunan gereja tesebut adalah bangunan gereja HKBP Surabaya. Adopsi tipologi yang terjadi, menyebabkan desain bangunan dan interior gereja ini menjadi menarik, seperti desain area altar pada interiornya yang memiliki simbol-simbol bermakna teologis yang menarik untuk dikaji.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan semiotika Charles Sander Peirce dan interpretasi-teologis, untuk menemukan hubungan tanda-tanda (ikon, indeks, simbol) dari simbol-simbol yang terdapat pada altar gereja HKBP Surabaya.
Pendekatan semiotika Peircian ini menitikberatkan pada proses semiosis yang terjadi pada desain altar gereja HKBP Surabaya, dengan hasil tanda ikon, indeks dan simbol muncul pada elemen-elemen penyusun altar secara keseluruhan. Tanda ikon muncul paling dominan dibandingkan dengan tanda indeks dan simbol. Sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa elemen-elemen pendukung altar yang terdiri dari meja altar, salib, kain, lampu lilin, dan lambang “ ”(Alfa-Omega) memiliki relasi ikon dengan altar gereja HKBP Surabaya ini. Tanda-tanda itu sendiri menunjuk pada tanda-tanda: “Tabut Allah”, “Perjamuan Kudus”, “Kristianitas”, “Hukum Kasih”, dan Allah Trinitas yaitu “Allah Bapa”, “Allah Anak (Yesus Kristus) dan “Allah Roh Kudus”.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: semiosis, altar, HKBP
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Art and Design > Interior Design Department
Depositing User: Admin
Date Deposited: 30 Oct 2014 18:51
Last Modified: 30 Oct 2014 18:51
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/16753

Actions (login required)

View Item
View Item