Kajian Emisi Kendaraan di Persimpangan Surabaya Tengah dan Timur serta Potensi Pengaruh terhadap Kesehatan Lingkungan Setempat

GUNAWAN, HANDY and Budi, Gogot Setyo (2017) Kajian Emisi Kendaraan di Persimpangan Surabaya Tengah dan Timur serta Potensi Pengaruh terhadap Kesehatan Lingkungan Setempat. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 5 (2). pp. 113 - 124. ISSN P-ISSN: 2338-1604 dan E-ISSN: 2407-8751

[thumbnail of Publikasi1_86005_3573.pdf] PDF
Publikasi1_86005_3573.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pertambahan jumlah kendaraan bermotor di jalan akan meningkatkan konsumsi
bahan bakar minyak (BBM). Pada skala nasional, konsumsi BBM meningkat dari 62.034.065
kiloliter pada tahun 2013 menjadi 70.744.977 kiloliter pada tahun 2014. Selain menguras
kandungan energi fosil yang tidak tergantikan, peningkatan konsumsi BBM tersebut juga
berdampak langsung pada lingkungan akibat bertambahnya produksi emisi gas buang.
Konsentrasi CO atau CO2, HC, NOx, PM, dan SO2 di titik-titik dengan kepadatan lalu-lintas
tinggi, seperti persimpangan jalan (traffic light) relatif lebih besar karena penumpukan volume
kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan BBM dan emisi gas buang
dari kendaraan bermotor di persimpangan jalan yang dilengkapi dengan lampu lalu-lintas, serta
pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati volume
kendaraan di dua lokasi di Surabaya pada durasi dua jam sibuk, yaitu mulai jam 6.20 sampai
jam 8.20 kemudian mengkonversikan emisi gas buang dan BBM yang dikonsumsi dari jumlah
kendaraan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume BBM yang dikonsumsi di
satu arah jalan di persimpangan pada durasi dua jam adalah 700 liter dan emisi PM, NO, SO2
yang dihasilkan adalah 353 gram, 15.166 gram, dan 410 gram. Konsentrasi NO dan SO2 di
perempatan Jalan Dr. Soetomo setelah satu jam emisi adalah 3059 μ g/m3 dan 57 μ g/m3,
sedangkan di perempatan Jalan Kertajaya masing-masing adalah 672 μ g/m3 dan 12 μ g/m3.
Jumlah polutan tersebut jauh di atas ambang batas toleransi bagi kesehatan manusia, seperti
yang disyaratkan oleh WHO, yaitu kurang dari 40 μ g/m3 untuk NO dan 20 μ g/m3 untuk SO2.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: konsumsi BBM, kendaraan bermotor, emisi gas buang
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering Department
Depositing User: Admin
Date Deposited: 08 Sep 2017 13:36
Last Modified: 25 Sep 2017 00:36
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/17688

Actions (login required)

View Item
View Item