Studi Performa sistem pendingin kompresi uap dengan R22/R404A/R134A dengan menggunakan software EES

Handoyo, Ekadewi Anggraini and Amelia and Sugondo, Suwandi and Tanoto, Yusak (2016) Studi Performa sistem pendingin kompresi uap dengan R22/R404A/R134A dengan menggunakan software EES. In: Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XV, 05-10-2016 - 05-10-2016, Bandung - Indonesia.

[thumbnail of Publikasi1_98008_3175.pdf] PDF
Publikasi1_98008_3175.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of peer review]
Preview
PDF (peer review)
20_Studi_performa_sistem_pendingin.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of cek plagiasi]
Preview
PDF (cek plagiasi)
20_Cek_Plagiat_Studi_performa_sistem_pendingin_kompresi_uap.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of cek plagiasi - ekadewi]
Preview
PDF (cek plagiasi - ekadewi)
20._Studi_performa_sistem_pendingin_kompresi_-_CP.pdf

Download (4MB)

Abstract

Mesin pendingin diperlukan untuk banyak hal seperti menunjang kehidupan terutama untuk daerah empat musin, menunjang proses dibanyak industri dan mempermudah proses penyimpanan makanan. Kebanyakan mesin pendingin menggunakan sistem pendingin kompresi uap. Salah satu komponen penting dalam sistem tersebut adalah fluida kerja sebagai refrigerant. Refrigerant yang banyak dipakai adalah HCFC R22 yang masih memiliki ODP (Ozone Depletion Potential) dan sudah dilarang diproduksi. Refrigerant yang tidak memiliki ODP yang dapat menggantikan R22 adalah HFC R134a dan HFC R404a. Suatu program dengan EES dibangun untuk mempelajari pengaruh ketiga refrigerant jika digunakan pada suatu sistem pendingin kompresi uap. Dari studi dengan EES didapatkan bahwa refrigerant HCFC R22 memberikan COP tertinggi dan memerlukan kerja input kompresor terkecil. Refrigerant HFC R134a memberika kapasitas pendinginan tertinggi ketika temperatur kerja kondensor 45C dan COP sedikit lebih rendah dari R22. Refreigerant HFC R404a mmberikan kapasitas pendingin yang tertinggi ketika temperatur kerja kondensor 35C. Temperatur saturasi R404a memberika kapasitas pendinginan yang tertinggi ketika temperatur kerja kondensor 35C. Temperatur saturasi R404a paling rendah untuk semua tekanan kerja, baik di evaporator maupu di kondesor. dengan demikian, R404a paling tepat digunakan untuk pendinginan yang memerlukan temperatur rendah.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: refrigerant R22, refrigerant R134a, refrigerantR404a, EES, sistem pendingin
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering Department
Depositing User: Admin
Date Deposited: 06 Feb 2017 13:12
Last Modified: 13 Jul 2023 05:30
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/18302

Actions (login required)

View Item
View Item