THE PRESERVATION OF DAMAR KURUNG THROUGH JEWELRY DESIGN

Christianna, Aniendya and CHRISTIE, MELIA and SUKSMONO, ANISA NADA (2020) THE PRESERVATION OF DAMAR KURUNG THROUGH JEWELRY DESIGN. PRODUCTUM JURNAL DESAIN PRODUK (PENGETAHUAN DAN PERANCANGAN PRODUK), 3 (7). pp. 247-254. ISSN P-ISSN 2477-7900 e-ISSN 2579-7328

[thumbnail of Publikasi1_10024_5913.pdf] PDF
Publikasi1_10024_5913.pdf

Download (410kB)
[thumbnail of Publikasi4_10024_5913.pdf] PDF
Publikasi4_10024_5913.pdf

Download (2MB)

Abstract

Revolusi industri 4.0 diperkirakan akan mengancam keberadaan manusia dalam dunia kerja. Ketika ancamannya semakin besar, manusia sebagai makhluk kreatif seharusnya menyadari bahwa mereka harus beradaptasi. Tantangan-tantangan ini dapat dijawab jika manusia sebagai sumber daya utama dapat memanfaatkan informasi yang ada untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan keterampilan diri. Kreativitas membuat manusia mampu menghasilkan karya seni yang belum tentu teknologi dan mesin mampu lakukan. Meskipun beberapa mesin dikatakan mampu melakukannya, manusia tetap adalah entitas yang memiliki rasa dan emosi, yang hingga kini belum dimiliki oleh teknologi. Menjelang kepunahan Damar Kurung sebagai tradisi cahaya khas derah pesisir Pulau Jawa, pada 4 Oktober 2017, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menetapkan Damar Kurung sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional. Ini adalah berita baik bagi individu/komunitas yang telah secara aktif melestarikan Damar Kurung, sehingga keberadaannya sebagai warisan kearifan lokal dapat ditemurunkan kepada generasi muda. Namun pertanyaannya adalah: apakah di era Revolusi Industri 4.0 pelestarian warisan budaya masih relevan? Berdasarkan uraian latar belakang, tim penulis mengimplementasikan alternatif pengembangan kreativitas yang terinspirasi oleh ragam hias Damar Kurung menjadi perhiasan yang bernilai jual dan terbuka untuk pangsa pasar yang lebih luas. Sejauh ini, ada banyak produk kreatif yang terinspirasi oleh Damar Kurung, tetapi hanya terbatas pada segmen ekonomi menengah (dan bawah). Berbagai lapisan masyarakat perlu mengapresiasi Damar Kurung sebagai warisan budaya tak bendawi. Dengan demikian, warisan masa lalu dapat dikenali dan dihargai oleh orang-orang dengan menyesuaikan kebutuhan masa kini. Pada akhirnya, upaya ini mendukung pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Damar Kurung, Perhiasan, Kreatif Industri, Revolusi Industri 4.0, dan Kreativitas
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
D History General and Old World
Divisions: Faculty of Art and Design > Visual Communication Design Department
Depositing User: Admin
Date Deposited: 28 Jan 2020 13:39
Last Modified: 11 Feb 2020 05:22
URI: https://repository.petra.ac.id/id/eprint/18610

Actions (login required)

View Item
View Item