Tulistyantoro, Lintu (2022) Taneyan Lanjhang - Sebuah Kasus Hunian Masyarakat Madura. [UNSPECIFIED]
Publikasi1_92003_8522.pdf
Download (858kB)
Publikasi4_92003_8522.pdf
Download (2MB)
Abstract
Kajian interior Nusantara ini mendasarkan pada tiga unsur
yang tidak terpisahkan, yaitu manusia, aktivitas dan
wadah. Begitu pula yang terjadi dalam hunian masyarakat
Madura yang disebut dengan Taneyan Lanjhang. Taneyan
Lanjhang adalah pola hunian yang terdiri dari satu keluarga
besar yang mengelompok dengan halaman panjang di
tengahnya. Namun, taneyan ini bersifat tertutup dan
memiliki aturan dan etika bagi setiap orang yang akan masuk
ke dalamnya. Hal yang menarik dari hunian masyarakat
Madura adalah konsep tentang peran perempuan yang
sangat luar biasa. Teritori dalam hunian masyarakat Madura
berpusat pada perempuan yang memiliki batas fisik dan
non fisik yang kuat, serta adanya kontrol oleh laki-laki yang
tercermin melalui pola tata ruang hunian tersebut. Selain itu,
perempuan juga menjadi inti dari privasi ruang/menempati
hierarki ruang yang paling privat dengan posisi terdalam
sehingga tidak mudah dijangkau oleh orang lain.
| Item Type: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Faculty of Art and Design > Interior Design Department |
| Depositing User: | Admin |
| Date Deposited: | 31 Aug 2022 04:48 |
| Last Modified: | 08 Sep 2022 08:31 |
| URI: | https://repository.petra.ac.id/id/eprint/19704 |
