Mangoting, Yenni and KOERNIAWAN, JOVANNA AMARIS and ONGKOJOYO, MICHELLE (2022) APAKAH INTRUSI BUDAYA DALAM E-TAX SYSTEM DAPAT MENDETEKSI KECURANGAN AKUNTANSI WAJIB PAJAK? [UNSPECIFIED]
Publikasi1_98039_8719.pdf
Download (1MB)
Publikasi4_98039_8719.pdf
Download (3MB)
Abstract
Abstrak – Apakah Intrusi Budaya dalam E-Tax System Dapat Mendeteksi Kecurangan Akuntansi Wajib Pajak?
Tujuan utama – Penelitian ini bertujuan menguji peran moderasi budaya dalam pengaruh penggunaan e-tax system untuk mendeteksi tindakan kecurangan akuntansi wajib pajak.
Metode – Penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) sebagai
metode. Sejumlah wajib pajak orang pribadi adalah sampel pada penelitian ini.
Temuan utama – Intrusi budaya terbukti relevan dalam mendeteksi
perilaku kecurangan wajib pajak. Wajib pajak dengan budaya maskulin
tinggi akan melegalkan kecurangan akuntansi untuk menyejahterakan
diri. Pada sisi lainnya, wajib pajak merasa penggunaan e-tax system siasia jika dana pajak disalahgunakan
Implikasi Teori dan Kebijakan – Implementasi e-tax system dinilai sebagai suatu hal yang sudah seharusnya dilakukan oleh otoritas pajak
sebagai bentuk adaptasi di era digitalisasi. Oleh karena itu, otoritas pajak perlu mengidentifikasi faktor budaya wajib pajak dan menentukan
langkah-langkah mitigasi dampak negatifnya melalui kebijakan perpajakan.
Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menawarkan solusi membangun kepatuhan pajak berbasis sistem pajak elektronik berdasarkan
pendekatan yang berorientasi pada budaya wajib pajak.
| Item Type: | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Additional Information: | - |
| Uncontrolled Keywords: | budaya, maskulin, transparansi, wajib pajak |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Faculty of Economic > Accounting Department |
| Depositing User: | Admin |
| Date Deposited: | 02 Dec 2022 19:11 |
| Last Modified: | 07 Dec 2022 05:36 |
| URI: | https://repository.petra.ac.id/id/eprint/19772 |
